Pagi ini (masih jam 06.50) saya lewat di koridor antara GSG ITB ke Labtek X dan XI yg kemaren saya bilang banyak tempelan kertas di tiang-tiangnya. Ternyata sudah dibersihkan, keliatannya memang lagi ada bersih-bersih di sini. Mudah-mudahan bisa bersih seterusnya, nggak ada tempel-tempel lagi yg bukan pada tempatnya.
Kalau mau bikin pengumuman, protes, teriak-teriak (maki-maki boleh nggak ya?) mendingan lewat blog … hi … hi ngracunin. Kalau perlu dibikin agregat-nya (opo kuwi?) juga dikirim ke HP semua mahasiswa, wah ide bisnis baru nih Pak Budi!
Itu yg hi-tech. Kalo yg low-tech tapi environmentally friendly juga bisa. Di jepang saya pernah lihat mahasiswa kalo bikin pengumuman ditulis pake kertas/karton manila, dibungkus plastik (supaya tahan air) , pinggir-pinggirnya diberi tali rafia lalu diikatkan ke pohon atau tiang yg cukup besar. Memang tampak agak kurang estetis, modis atau apalah istilahnya, tapi tidak merusak pohon atau tiang yg ditempeli. Begitu masa berlakunya lewat tukang bersih-bersih tinggal menggaet pengumuman itu pakai pengait lalu memasukkannya ke mobil sampah. Lucu juga liatnya tapi sayang nggak sempat motret.
Kalau event-nya agak besar dan dananya ada, bisa juga bikin pengumuman disablon ke kaos oblong yg dibagikan ke semua panitia dan volunteer lalu suruh mereka pakai kaos itu selama beredar di kampus (tapi harus dicuci juga yak!). Mereka kan juga akan beredar dalam perjalanan dari dan ke kampus atau tempat-tempat lainnya. Nyontek dikit ide dari Dagadu atau Djoger kan nggak apa-apa, dan jangan kalah sama parpol yg juga kampanye via kaos! Tentu saja itu selain yg ditempel di papan pengumuman konvensional yg sudah disediakan.
Cuma untuk bikin pengumuman saja kita memang perlu sedikit kreatif, anda punya ide?
Kalau saya pinter IT Pak…
Akan saya hack jaringan di ITB misalnya untuk kemudian mempromosikan sesuatu, heheheh. Idenya jahat ya?
Atau kalau nggak, saya buat virus yang autorun dan akan saya sebarkan virus2 tersebut ke jaringan internet. Heheheh
Sehingga setiap orang yang membuka e-mailnya misalnya langsung mendapat pengumuman dari saya…
Ide yang bagus kan?
Sujarwo di Sayap Timur ITB
http://sujarwo04.wordpress.com/
betul, betul, jaman sekarang apa-apa emang harus (diusahakan) lebih ramah lingkungan.
Untuk kegiatan formal yang terkonsep dengan baik bisa memanfaatkan website kampus, baik yang bisa diakses melalui internet atau intranet saja jika pengumumannya terbatas untuk internal. Bisa juga memanfaatkan jaringan radio kampus. Dulu di ITB ada RK ITB kan Pak, ndak tahu lagi kalo sekarang
wah2,,, bagus informasinya moga2 semua orang bisa baca….
ni juga ada informasi menarik……
kunjungi situs
uang.dot.tk
Kalau di Jepang memang yang pasang reklame harus tanggung jawab untuk mencopot juga. Bahkan kalau kantor developer biasanya ditulis “akan dicopot tgl sekian jam sekian”+ keterangan penanggung jawabnya.
Satu yang saya rasa bagus di Jepang juga adalah membagikan promo/pamflet lewat pembagian tissue. Pamflet yang bentuk kecil/ atau kertas yang agak besar dilipat lalu dijadikan dasar tisue dalam plastik kecil. Kalau tissue pasti akan diambil, dan dipakai. Kalau hanya membagikan kertas, sudah pasti tidak akan dibaca dan langsung masuk tong sampah. Apalagi kalau tissuenya hasil daur ulang. klop deh.
Tabik
EM
-> Ikkyu_san
Iya saya dulu sering dapat tuh tissue promo saat jalan-jalan, tapi yg membagikan perempuan berpakaian seronok jadi saya interpretasikan bahwa yg dipromokan yah gitu deh … karena saya nggak bisa baca huruf kanji hehehe …
Pak Oemar,
Kan tinggal dibuang kertas pamfletnya, atau pakenya sambil merem hihihi. Dan jangan coba-coba telepon ke nomor yang tercantum dong
EM
[...] Pengumuman yang ramah lingkungan [...]