Judul di atas bukan untuk menipu. Kebetulan saya lumayan nge-fans sama mbak Nicole Kidman, jadi inget judul itu untuk sekedar mengaitkannya dengan apa yang ada di tulisan ini.
Berbeda dengan fenomena gravitasi bumi, fenomena kemagnetan bumi tidak terlalu disadari orang banyak. Hal ini karena dampak kemagnetan bumi ini tidak dapat kita rasakan, kecuali kalau kita berurusan dengan kompas. Jarum kompas dapat menunjukkan arah utara – selatan karena terjadi “tarik-menarik” antara jarum kompas yg terbuat dari magnet dengan magnet bumi.
Di dalam bumi dapat diibaratkan terdapat magnet yg sangat besar, yg timbul akibat proses-proses yg terjadi di inti bumi. Kebetulan kutub utara – selatan magnet bumi tersebut berada di sekitar kutub utara – selatan geografi sehingga bisa dimanfaatkan sebagai penunjuk arah dengan menggunakan kompas.
Sementara ini kita tidak akan bahas bagaimana bumi memiliki medan magnet. Kita akan lebih fokus pada pemanfaatan fenomena kemagnetan bumi.
Batuan di dalam bumi mengandung mineral-mineral yg sebagian juga memiliki sifat kemagnetan. Mineral tsb. berperilaku layaknya jarum kompas (namun dalam ukuran yg sangat kecil), yaitu mengikuti arah medan magnet bumi. Mineral tsb. juga terinduksi medan magnet bumi dan menimbulkan medan magnet sekunder. Nah, jika kita memiliki alat ukur kemagnetan yg sangat sensitif maka dapat kita ukur dampak adanya mineral-mineral tsb. di permukaan bumi. Hal ini dijadikan dasar metoda eksplorasi geofisika yg disebut metoda magnetik.

Pengukuran medan magnet bumi untuk keperluan eksplorasi dapat dilakukan di darat, di laut menggunakan kapal maupun di udara menggunakan helikopter atau pesawat terbang. Survey geomagnet dilakukan untuk memperkirakan adanya cebakan mineral, intrusi magmatik di daerah volkanik maupun pada eksplorasi geotermal, konfigurasi cekungan sedimen pada eksplorasi awal hidrokarbon.


oh begini nih yah kerjaan anak geologi…wah bikin artikel lain yang lebih menjelaskan cara orang cari minyak donk…hehehe sori request
Saya jadi ingat buku serta VCDnya Harun Yahya (saya punya lengkap VCDnya), dalam salah satu episode (kalau engga salah, PESONA DI ALAM RAYA) dibahas hal-hal yang berkaitan dengan alam semesta dan bumi, termasuk medan magnet ini.
Semua dirancang sangat akurat dan bukan semata-mata kebetulan, dan tentunya ini semua adalah Maha Karya dari Sang Pencipta. Sedikit saja akurasi ini berubah, bencana besar akan menimpa kita. Sambil mendalami ilmu, saya selalu berusaha mengkaitkan dengan Sang Pencipta. Insya Allah akan menambah keimanan kita kepadaNya.
E-book Harun Yahya dalam bahasa Indonesia, dapat di download di http://www.harunyahya.com/indo/m_download.htm
Salam,
Arry Akhmad Arman
http://kupalima.wordpress.com
@uwiuw
Kalau cari minyak dalam konteks eksplorasi ya bidangnya geologi dan geofisika (yg versi singkatnya saya bahas di dongengan saya yg masih belajar dongeng). Tapi kalau cari minyak dalam konteks ngebor itu bidang teknik perminyakan yg bukan bidang saya, takut salah kalau merambah ke sana.
@Pak Arry
Terima kasih info-nya, sorry komen-nya masuk moderasi padahal secara umum tidak saya moderasi, mungkin karena ada link-nya.
Whuaaaah, emang seru film ‘Golden Compass’ saya suka. Lha? Kok jadi bahas film. he8x…
matur nuhun pak ilmunya.
Ass salam kenal pa..
saya mau tanya seputar kemagnetan..
kompas itu sebenarnya mengarah ke arah utara mana???
utara magnet bumi, utara geografis,atau utara grid????
trus di Geodinamika, magnet itu berubah arah sesuai utara magnet yang dominan pada permukaan bumi akibat adanya batuan yang memiliki kemagnetan yang berbeda,betulkah???
makasih kalo dijawab.
[...] gambar segerombolan teman-teman yg mengerjakan akuisisi data geomagnetik di [...]
Wah… saya baru tau Bapak bikin blog jg ternyata…
hehehehe… mudah2an Bapak masih inget, dulu saya mahasiswa Bapak jg (GM 2002)
Iseng2 liat kemari soalnya sabtu kemaren dikasi tau temen kalo Pak Grandis punya blog. Eh malah nemu foto saya majang disini
… Ya udah atuh saya komen disini aja hehehe…
Sukses selalu Pak..
[...] kapan-kapan bisa ditambah lagi. Sebagai bahan referensi, beliau menulis uraian singkatnya juga di http://grandis.wordpress.com/2008/03/07/the-golden-compass/ [...]
Pas banget artikelnya dengan yang q cari. Kenalin q arev dari Fisika Univ. Neg.Surabaya mau tanya. Itu yang bapak tau alat pengukur geomagnet itu namanya apa? Terus sama g besar geomagnet pada gunung aktif sama pasif?
Trims b4 atas jawabannya.
Besaran anomali magnetik tergantung pada struktur bawah permukaan suatu gunung-api. Kalau gunung-api aktif dalam arti akan erupsi biasanya ada perubahan besar anomali geomagnetnya. Stau s alat tsb namanya magnetometer.