Perlu saya garis-bawahi bahwa gempa bumi sampai saat ini masih belum dapat diramalkan, terutama dalam konteks praktikal yg dipahami banyak orang (awam) yg menyangkut kapan (WHEN) dan dimana (WHERE) serta seberapa besar (HOW big). Namun penelitian ke arah peramalan dalam konteks saintifik sudah banyak dilakukan peneliti dari seluruh dunia (termasuk Indonesia) meskipun masih banyak kontroversi. Beberapa bahasan mengenai hal ini sudah ada di blog-nya PakDe Rovicky (maaf saya tidak bisa pinpoint posting-nya langsung).
Di sini saya hanya akan meng- “copy-and-paste” saja berita mengenai judul tsb. di atas yg saya peroleh dari mailing-list EMSEV (Electro-Magnetic Studies for Earthquakes and Volcanoes). Sumber aslinya bisa diakses di sini:
http://www.topnews.in/taiwan-satellite-records-change-ionosphere-sichuan-quake-241975
Taipei – A Taiwan satellite recorded a sharp drop in ionospheric density above China’s Sichuan Province before Monday’s killer earthquake, verifying previous records that seismic activities affect ionospheric density, a newspaper said Friday.
The China Times said that Taiwan’s Formosa-3 satellite recorded that in the six to 15 days before the May 12 earthquake in Sichuan, the ionospheric density in the atmosphere about 1,000 square kilometres around Wenchuan, epicentre of the quake, was 1.2 million electrically charged particles.
On May 11, the eve of the quake, the ionospheric density over Sichuan had dropped by half to 600,000 charged particles.
Formosa-3 was launched by the Taiwan National Space Organization in 2006.
Since then, Formosa-3 has recorded ionospheric density after 63 earthquakes measuring magnitude 5 or above on the Richter scale, revealing a sharp drop in ionosphere density in 70 per cent of these cases.
An earthquake measuring 7.9 on the Richter scale hit Sichuan County, south-east China, at 2:30 pm on May 12.
The quake has killed more than 20,000 people and destroyed 500,000 homes.
kadang kalo ada awan yang bentuknya aneh kan juga bisa jadi pertanda mau jadi gempa,, apa fenomena seperti itu pengaruh dari anomali ionosfer om?
Bagaimana dengan perilaku binatang sebelum gempa? Apakah sudah ada penelitiannya, Pak?
KALO MAU TRAFFIC BLOG, AYO LAH SUBMIT KE SITUS: “Worldspop.com”
(BISA INCREASE BLOG TRAFFIC)
ayo … lebih bersiap dengan fenomena alam yang selalu berubah tak pasti
wah judulnya membuat saya GR!
[...]satelit taiwan DETEKSI anomali [...]
do you know any information about this in english?
[...] fenomena elektromagnetik (EM) yg menjadi prekursor gempa bumi (salah satu contohnya sudah saya tulis juga sebelumnya meski hanya kutipan dari sumber lain). Workshop juga dilengkapi dengan latihan penggunaan program [...]