Tanggal 1 September yg lalu bertepatan dengan 1 Ramadhan saya menerima kiriman buku dari Bang Hery Azwan berjudul BLIND POWER: Berdamai dengan Kegelapan karangan Eko Ramaditya Adikara.
Tentang siapa Rama tentunya sudah banyak yg kenal, terutama sejak kemunculannya beberapa kali di layar TV. Yg paling menggugah adalah penampilan Rama bersama beberapa rekannya di acara Kick Andy di Metro TV.
Meskipun penulis sudah mewanti-wanti di kata pengantarnya bahwa buku tsb. tidak dimaksudkan mengeksploitasi “kekurangannya” untuk sekedar meraih simpati atau belas kasih pembaca, namun tak urung saya terharu membaca bab awal yg menceritakan kisah hidup Rama sejak kecil.
Dari sejak awal Rama memang sudah “luar biasa” bukan hanya karena dia berbeda dengan kita yg “biasa” ini. Bayangkan saja, Rama tidak tahu kalau sebenarnya dia tuna-netra sampai berusia 6 tahun karena orang-tuanya tidak memberitahukan hal itu ! Jadi sampai umur 6 tahun yg dia tahu soal kehidupan “normal” adalah ya kehidupannya yg dia jalani saat itu.
Hal itu merupakan langkah berani dari orang-tua Rama. Lalu, pola pendidikan dan pengasuhan oleh orang-tua yg mengedepankan disiplin, etos kerja dan tidak memanjakannya telah menjadi fondasi yg kuat bagi Rama untuk menjalani kehidupannya di kemudian hari kelak dengan kuat, tegar dan tidak cengeng. Hal yg mungkin sudah mulai kurang diterapkan oleh kebanyakan orang-tua, kalau melihat pola perilaku sebagian anak-anak muda sekarang.
Yg juga sangat unik dan luar biasa dari Rama adalah pilihannya pada lahan berkiprah yg di luar “pakem”. Dia membuat musik ilustrasi untuk game, dunia komputer dan internet yg sarat dengan teknologi, bahkan punya situs web yg di-maintain sendiri (ramaditya.com) … wah pokoknya (meminjam bahasa anak sekarang) cool abis ! Rama juga piawai dengan urusan jurnalistik dan bahasa / komunikasi. Saya kira masih se-abreg aktivitas lain yg sedang dan akan dijalaninya kalau mengingat semangatnya yg luar biasa !
Sayangnya saya tidak terlalu hobi nge-game (game yg sempat saya mainkan dulu cuma sampai tetris … hehehe). Jadi saya tidak bisa mengikuti dengan penuh pembahasan yg bersangkut paut dengan game di bukunya.
Singkat kata, Rama telah berhasil menginspirasi banyak orang, baik orang biasa seperti kita maupun orang-orang luar biasa lainnya. Salut dan selamat untuk Rama, terus berkarya dan menebar “cahaya” inspirasi ! Semoga Allah SWT memberkati …
Tulisan lain yg mungkin berkaitan:
salut sama rama, memiliki keterbatasan tapi dengan keterbatasan itu menciptakan kelebihan
Wiiiiih…benar pak…webnya Mas Rama cool
Salut buat beliau, semoga selalu diberi kemudahan & kesuksesan berkarya oleh Yang Maha Kuasa, amien.
bagus ya pak oemar? saya blm dapat bukunya, blm ada di pekalongan.
tengok site nya ahhh
cool habis!
Hai, Pak…
Soal Game itu, saya juga nggak mudeng.. Tapi intinya sih, ini buku yang inspiring yaa…..
Dibalik kekurangan selalu ada kelebihan……hal itulah yang harus selalu kita ambil dalam menilai seseorang, juga untuk memotivasi orang lain.
Saya belum pernah baca bukunya Rama, kapan-kapan kalau ke Gramedia akan saya cari. Thanks infonya pak. Mudik nggak?
satu kata untuk rama:
luar biasa!
memang ketika seseorang kurang disalah satu dia akan memiliki potensi yang lebihnya ….
sehingga memang benar allah maha bijaksana
Merci beacoup, Pak Oemar atas ulasannya.
Kepada teman2 lain, jangan lupa saksikan
Ramaditya dan BLIND POWER
di
TRANS 7
Selasa, 9 September 2008
Pukul 07.45 WIB
Salam
orang kuat yang bener bener kuat neeh
di atas semua kesalutan saya kepada rama, saya lebih salut lagi kepada kedua orang tuanya. kekuatan dan ketegaran merekalah yg telah membuat rama menjadi seperti sekarang. sepertinya, grafindo harus memikirkan untuk menerbitkan buku baru tentang the inspiring parent of rama…
[...] Blind Power: Berdamai Dengan Kegelapan [...]
ada kata mutiara dari teman: “Berhentilah dari mengumpat kegelapan, nyalakan lilin dan begeraklah…”
Bagi yang mau beli buku ini, bisa belanja online di Laroci.com. Ini Linknya… http://laroci.com/a/index.php?main_page=product_info&cPath=45_22&products_id=455
mata hati lebih tajam untuk melihat secara mendalam
assalamualaikum wr.wb.
maaf,
kami dari kasifa
(keluarga studi islam fisika)
universitas diponegoro
mengomentari buku karangan pak Eko Ramaditya Adikara
buku ini sangan bagus dan memberikan motifasi bai saya.
dan saya melihat dari email bapak bahwa ada coment mengenai tawaran mengadaka event dalm rang penyambutan mahasiswa baru.
kami berharap bapak berkenan menjadi pembicara dalam event tersebut.
terimakasih
maaf salah kirim,
ya memang sangat bagus buku tersebut, apalagi buatan tunanetra.
thanks